Wednesday, 2 April 2008

Indonesia Masih Dijajah Belanda

Meskipun sudah lebih 60 tahun Indonesia merdeka daripada Belanda, republik itu masih lagi di bawah jajahan negara pencipta filem kontroversi, Fitna itu.

Fitna adalah filem pendek yang diarahkan oleh seorang Belanda bernama Geert Wilders. Filem ini mengundang kemarahan seluruh umat Islam di seluruh dunia kerana jelas menghina al-Quran dan kesucian Islam.

Ekoran dengan itu, mantan Perdana Menteri kita, Tun Mahathir dengan segera menyarankan seluruh dunia Islam agar memboikot produk Belanda sebagai bantahan kepada filem biadap berkenaan.

Namun, apa yang menyedihkan ialah apabila Indonesia yang mempunyai penduduk Islam paling padat di dunia memandang remeh saranan Tun Mahathir. Lihat keratan akhbar daripada Detik News berikut bertarikh 31 Mac 2008. Klik sini untuk berita penuh.

Bagi mereka, sekeping nota bantahan sudah cukup sebagai balasan kepada penghinaan Geert Wilders. Tambah mengejutkan apabila negara republik itu beranggapan bahawa tindakan memboikot produk Belanda itu bersifat emosional. Rujuk keratan berita berikut. Indonesia begitu tidak sensitif tentang perasaan dan emosi umat Islam yang terguris kerana penghinaan yang dibuat oleh Geert Wilders itu.

Apa yang jelas, Indonesia masih takut pada negara penjajah mereka. Keratan akhbar berikut membuktikan betapa kecilnya negara yang digelar The Largest Muslim Populations in the World apabila mereka takut ditentang oleh Belanda.

Ini jelas membuktikan Indonesia masih dibawah jajahan Belanda. Mereka takut diserang Belanda lagi!! Jelas sekali, Indonesia antek Belanda

p/s - Let's Become Dutch for Dummies, opppsss, for Indons. Bahasa Indonesia juga banyak menggunakan perkataan Belanda padahal perkataan tersebut terdapat dalam bahasa Melayu.

35 comments:

  1. seruan Tun Mahathir dengan segera menyarankan seluruh dunia Islam agar memboikot produk Belanda sebagai bantahan kepada filem biadap berkenaan

    EMANGNYA TUN MAHATHIR TUCH SOPO ORANG MALING SIA ? NGAPAIN INDONESIA NGIKUTIN DIA LA YAU.... KITA PUNYA PRINSIP DONK AHHH...AREZEOT ..., lagian disini cucu duth lady mah...banyak produksi dari negara elo malingsia ... kalo diboikot entar negara elo jadi miskin donk...

    ReplyDelete
  2. hahhaahha.....

    ternyata si budak melayu ini cuma bisa kutip sana-sini dr internet....yah setara dgn si geert wilder itu yg cuma bisa kliping sana sini untuk buat film fitna....

    krn apa? ya jelas krn dia tidak well educated.....diliat dari mukanya saja dia jelas2 kelas bawah di kalangan generasi malaysia sana dlm hal pendidikan....dasar teori dia ya cuma segitu......jadi tekniknya....ambil berita dr media mana saja trus digabung kemudian ambil kesimpulan sendiri.....itumah anak SD juga bisa.....

    contoh soal....krn ggak mengikuti saran si mahathir utk boikot buatan belanda trus indonesia lgs di cap antek belanda atau masih jajahan belanda......hahhahaha......ggak tau saya ini memang krn otak dia yg dangkal atau sebab lain.....lupa dia bukannya malaysia masih membebek ke inggris kemudian mau jadi anggota persemakmuran? sapa dong yg masih dijajah....apa berani si mahathir itu boikot buatan inggris? potong telinga saya kalo si mahathir berani....kalo iya paling omong doang.....hahhaha

    berita dr detiknews itu memang sebagian benar.....seperti biasa opini dr media massa tidak seluruhnya benar....namun dr sisi keberanian detiknews bisa kita kasih jempol....mau dibandingkan dengan media malay? aku ggak mau komentar......hehhehe

    saran buat budak melayu ini.....lain kali kalo buat kesimpulan dgn metodologi yg benar...ah jangan2 kamu juga gak ngerti apa itu yg aku maksud.....hehhehe.....

    ini ada tulisan yg saya pikir bagus buat budak melayu ini supaya tidak terlalu memalukan di lain hari.....semoga kamu paham tulisan ini arezeot, maaf kalo bhs nya agak sedikit tinggi dibandingkan dgn pendidikanmu....

    "KAWAN dan musuh sering tak berjarak jauh. Keduanya bisa amat dekat. Tapi, ia bisa berubah posisi bergantung apa kepentingannya. Bukankah seperti juga pahlawan dan pengkhianat, ia bisa bertukar tempat?

    Dalam konteks itu, apakah Malaysia dalam posisi sebagai kawan atau musuh? Ia jiran yang amat dekat. Tidak saja secara geografis, tapi juga dalam puak, bahasa, agama, dan juga kultur. Tetapi, tak ada dalil kedekatan seperti itu berkorelasi dengan harmoni. Justru kedekatan kerap menyimpan bara api.

    Dan, Malaysia, belakangan masuk tempat yang kerap kita sebut sebagai bara api itu. Sebab, ada banyak peristiwa yang mengguratkan luka. Ini pada akhirnya bermuara pada gelora untuk tidak lagi “bersahabat” dengan negeri serumpun itu.

    Padahal, ada banyak fakta betapa Indonesia adalah inspirasi bagi Malaysia. Bukankah semasa berkuasa mantan Perdana Manteri Mahathir Mohamad adalah pengagum Bung Karno dan juga Soeharto? Ia kerap berbunga ketika wartawan menyematkan predikat sebagai Soekarno kecil.

    Ia sebut pula almarhum H.M. Soeharto sebagai great leader? Bukankah Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO) adalah “alter ego” Golkar? Bukankah pendidikan Malaysia awalnya juga karena peran guru-guru Indonesia?

    Bukankah pula bekas Wakil Perdana Manteri Anwar Ibrahim mengaku guru-gurunya ada di Indonesia. Mohammad Natsir, Hatta, Buya Hamka adalah beberapa tokoh yang ia kagumi. Politisi ini juga sebagai penggemar berat kesusastraan Indonesia. Negeri ini juga masih menganggap Indonesias sebagai kiblat berkesenian, terlebih lagi di bidang seni populer.

    Itu hanyalah sebagian fakta yang mestinya bisa kian merekatkan. Tapi, nyatanya tidak! Sebab itu, ada perasaan lega setiap ada yang disebut “kemalangan” di bekas koloni Inggris itu. Sebut saja, ketika the rulling party yang bergabung dalam UMNO tak lagi berjaya dalam posisi mayoritas tunggal pada pemilu yang baru lalu.

    Ada perasaan bungah juga ketika oposisi di negeri itu merobohkan dinding tebal partai berkuasa yang lebih setengah abad terus menjadi mayoritas tunggal. Oposisi yang menempatkan tokoh simbolnya yang amat kuat, mantan Wakil Perdana Menteri Anwar Ibrahim, menguasai lima dari 13 negara bagian: Pulau Pinang, Perak, Kedah, Selangor, dan Kelantan.

    Anwar Ibrahim yang pernah dibui pada masa Mahathir tahu bagaimana menjadi “bapak” bagi segala kaum. “Anak Melayu anak saya, anak Cina anak saya, anak India juga anak saya,” kata Anwar dalam setiap kampanye. Kehadiran Anwar, Wan Azizah (istri), Nurul Izzah Anwar (anak), dan Ahmad Syahrir (menantu), memang kerap disambut gemuruh yang rancak.

    Wajar suara oposisi melejit. Ia memperoleh 82 kursi di parlemen dari totasl 222 kursi. Ini adalah prestasi amat gemilang sejak 1957. Partai pemerintah melorot dengan 140 kursi. Masih menang memang, tapi sudah amat banyak digerogoti.

    Inilah yang membuat pendukung UMNO dan Barisan Nasional resah-gelisah. Tetapi, politik yang genuin memang harus bersandar pada kepercayaan publik. Dan, kini oposisi tempat bersekutunya tiga partai itu (Partai Keadilan Rakyat, Partai Islam se-Malaysia, dan Partai Aksi Demokratik), kian memetik kepercayaan itu.

    Rasa lega itu bukan semata gelora reformasi tengah berembus di negeri itu, melainkan karena kekuasaan yang terlalu lama di mana pun cenderung merasa jumawa. Kekuasaan Barisan yang memberi tempat istimewa kepada puak Melayu dan telah melambungkan ekonomi negeri itu, juga telah menciptakan banyak orang kaya baru yang norak….

    Ada ketakutan yang luar biasa dengan tergerogotinya partai berkuasa, yakni kekhawatiran Melayu bakal terpuruk hidupnya dengan China bakal kian berjaya. Komposisi penduduk Malaysia yang berjumlah 27 juta jiwa, 60% adalah Melayu, 30% China, dan 8% India. Karena trauma kerusuhan etnik karena kesenjangan sosial pada 1969, Malaysia membangun identitas kemelayuan dengan menjadikan puak Melayu sebagai tuan di tanah Malaya.

    Tetapi, adalah sebuah dalil, setiap ada dominasi pasti ada yang tersakiti. Setiap ada tuan pasti ada yang dimarginalkan. Dan, mereka yang dimarginalkan dan tersakiti, punya dalil sendiri untuk menghadapinya. “Kaum tertindas dibenarkan untuk membela diri dengan cara apa saja.”

    Malaysia kini tengah bergulat dengan problem etnik yang tak mudah. Sebab, sejak lama memang dibiarkan hidup dalam kelompoknya. Ia tidak membuka ruang bersama yang lebih cair. Dalam soal-soal integrasi seperti ini, Malaysia sungguh harus belajar banyak." ***

    ReplyDelete
  3. HELLO..CONGRATS AREZEO

    Sudah terang lagi bersuluh...INDON mmg BANGSA menjadi ANJING SURUHAN BELANDA
    masakan tidak..namanya kok negara islam, tak sensitif langsung! malahan sudah acapkali dikatakan Islam dan bukan ISlam kok boleh kawin..SIAL Sungguh INDON..masih lagi tidak sedar diri INDON!

    Arez, keep on doing this,,let the whole world tau akan INDON mmg SIAL sejak dahulu lagi..

    dan... BELANDA gembira kerana INDON tidak menentang mereka..makanya INDON anjing suruhan BELANDA!

    YA udah...INDON MMG SIALAN deh!

    ReplyDelete
  4. TETAP INDONSIAL2 April 2008 at 15:07

    LUWAK...dari komen kamu...TERANG2an andalah CONTOH BANGSA INDON yang PALING SIAL!..

    Emangnya KAMU sendiri dah buktikan kamu INDON SIAL.

    Apalah dibandingkan educatednya kamu dengan memberi komen!..opsss...yelaa..kamu educated hinggakan RUPIAH INDON masih di tahap KOLAM NAJIS!...kok ngak LAKU!

    Ya udah..
    Luwak adalah contoh INDON SIAL dan BODOH!

    ReplyDelete
  5. hahaha.......budak melayu ada juga yg bisa ngamuk2.....bukannya mental melayu selalu minta tolong pemerintah puak melayumu....sori ya mental melayu di indo diartikan mental tempe....pokoknya memble deh....

    keep focus man....dont change the subject .....but....ehm ....nice try .....hahhahaahha....

    ReplyDelete
  6. Luwak..kamu ni mmg INDON yang SIALAN sangat...kenapa aku cakap macam tuh..kamu lihat...post2 arezeo ...yang lari dari tajuk adalah INDON..
    takperlaa...masakan orang SIAL mahu mengaku SIAL..

    ya udah..INDON sangat SIAL deh!

    ReplyDelete
  7. SELAMAT DATANG " LUWAK " kamu memang Genius engga s'perti Budak melayu tuch...wa..ka..kak...BODOH TOLOL N BLOON banget D :-) apalagi initial INDONSIAL ... TOOOOOOOOOOOLLLLLLLLLLOOOOOOOOOOLLLLLLLLLLLLL
    AREZEOT ...apakah disono ( MALINGSIAL ) udah pada memboikot produk dari Belanda ????? hey...luwuk SIapa sih TUN Mahathir TUCH ??? pelawak ya semacam TUKUL Gitu.....wakakak...

    ReplyDelete
  8. HI BUDAK MELAYU...JANGAN SUKA MENGADU DOMBAKAN ORANG N NEGARA LAIN
    BACA RUJUKAN.....BACA YA..BACA YA... KHUSUS AREZEOT..INDONSIAL DAN BUDAK MALING SIA YANG LAEN...YANG TIDAK BERPENDIDIKAN...GITU LOH...
    http://saifulislam.com/?p=1678

    Saya sedang berfikir, bagaimanakah jika negara-negara dunia memboikot barangan Malaysia, disebabkan oleh ucapan buruk seorang ahli Parlimen Malaysia di media antabangsa. Apakah wajar tindakan begitu dan bagaimanakah kesannya ke atas rakyat Malaysia yang tidak pernah menyetujui perbuatan sumbang ahli Parlimen tersebut?
    Inilah perbandingan awal yang saya lakukan, untuk menjustifikasi seruan pelbagai pihak agar kita semua memboikot barangan negara Belanda, hanya disebabkan oleh filem Fitna yang dibuat oleh seorang ahli parlimen Belanda, Geert Wilders.
    Jika kita memandang Belanda dengan pandangan silam, bahawa Belanda itu bekas kuasa imperialisma yang menjajah Indonesia, kita tidak akan berfikir dua kali tentang tindakan memboikot itu. Ia adalah pandangan musuh terhadap musuh. Seolah-olah kaki Belanda masih berpijak dan memijak bumi kita.
    Hakikatnya kita lupa, bahawa Belanda hari ini bukan Belanda yang itu. Belanda hari ini mempunyai sekurang-kurangnya sejuta penduduk Muslim. Siapakah Muslim itu? Saudara kita sendiri. Hatta jika tiada Muslim di Belanda sekali pun, di manakah rasionalnya untuk rakyat Belanda dihukum atas perbuatan sebiji pisang busuk dalam setandan pisang itu?

    ReplyDelete
  9. hahaha bisa aja lue bro...
    gua ggak geniuslah....biasa2 aja...gw cuma menggunakan taktik pembalikan logika aja...sejauh ini cukup manjur....hahhaha....gak tau nanti....ya kita pake taktik lain bo.....

    Bukan genius boss....tapi genital....kalo amerika punya rudal intercontinental gw punya rudal intergenital......hahhahaha.....

    bro, lue ggak usah ladenin si indonsial...gw curiga doi org indo juga tp ggak tau tinggal dimana, siapa tau di bekasi hahaha....dan tingkat pendidikannya gw pikir lebih dibawah arezeot...coba lue liat bhs nya....gw ikutin selama ini dr seluruh komen dia modus bhsnya cuma 2 kata...yaitu bodoh dan sial...hahaha

    ReplyDelete
  10. emang jangan2 dia gaguh...and idiot...x

    ...mana Budak Melayu..tuch... pasti komen dihapus...ama ARE REOT maaf jangan pake paste..

    OK Peace LUWAK

    ReplyDelete
  11. Rajin Ginting Koran Cik ???

    Nantikan Jawaban Posting mu di RASA GANYANG !!!

    ReplyDelete
  12. Luwak, panjang nyer ko mengarang..tapi langsung tak luak ( tak memberi ape2 kesan..kate orang Terengganu ). Yang pastinya, si Luwak tetap meradang membetulkan faktanya. Well! biaseler Arezeo, kan para cerdik pandai Indons cuma pandai bertenet kat internet sajer especially kat blog2...daripada buat kerja lain. Tak heranlah dier punyer idea panjang berjela..agaknya, tetiap ari keje dia mengkaji blog Arezeo ini ya?? Luwak, mesti ko rasa bangga kan.. sebab ko punyer fakta panjang berjeler ( sampaikan tetiap ari ko login ke blog Arezeo dan baca ko punyer tulisan at all time..baguss ). Mesti ko rase, ko punyer ayat bernas kan?..dan ko mesti rase bangga sorang diri kan? Pastu senyum2 sorang diri...ekeke. Berapa banyak buku ko gabungkan itu Luwak? Sian ko yer...berhempas pulas.

    Luwak, I think you're not Muslim..N that's why cara ko berfikir tidak menampakkan ko orang Muslim. Sebabnya, perkara yang seperti filem Fitna itu langsung tidak memberi aper2 kesan kepada ko. Sebabnya, mesti ko nak tegakkan pemerintah yang pernah memerintah Indons dulu walaupun agama ko tercalar ( kalo ko Islam lah ). Agama beb..jgn main2. Kenape kita tidak bersatu sajer boikot barang2 Belanda daripada terus mencela dan membangkang..pastu langsung x der aksi. And if you rase Malaysia kawan, dan ia juga melibatkan agama ko..patuutnya ko bantu kawan. Boikot barang Belanda and we can still use barang dari negara lain yang sama fungsinya dengan Belanda.
    Banyak lagi barang yang kiter guner selain barang2 Belanda. Biar kiter ajar dey ols skit..dier ingat orang Islam ni semua tunggul kayu ker? Kiter punyer kerajaan cuma boleh menyarankan, untuk memboikot barang Belanda atau Inggeris tetapi yang melakukannya adalah kita..rakyat sumer.

    ReplyDelete
  13. pak cik or mak cik chem5007 yg terhormat.....assalamualaikum...

    udah bisa tau agama saya kan sekarang? hehehehe....

    begini pak cik.....saya hanya merespon setiap apa yg dipostkan oleh sohib anda si arezeot ini....memang dia termasuk salah satu target yg harus saya awasi terus.....tak usahlah saya kasih tau saya kerjanya apa.....hehehehe....istilah betawinya...dia jual saya beli....makanya dia saya ikuti terus beberapa bulan ini....termasuk seluruh komentarnya ttg indonesia......tp no big deal lah.....santai aja...hehhehe

    tp ternyata saya salah hitung.....setelah liat komentarnya ternyata dia hanya provokator kelas kambing.....seorang anak muda yg gampang marah.....seorang pemuda yg tidak bisa berpikir lebih dalam bila menerima data atau membaca suatu informasi....pemuda yg kreatif memang namun sayang untuk hal2 yg kurang berguna....kan anda bisa liat di foto2 yg dia posting....pemuda yg hanya bisa pesta......maaf....itu kesimpulan awal saya.Ingat hanya kesimpulan awal ya...

    Pak cik chem yth....

    Posting anda ini jauh lebih bermutu ketimbang dia....ajakan anda itu sejuk sekali didengar, ketimbang dgn cepat men-just suatu bangsa ini dan itu.....

    hubungan kami dgn belanda kalo boleh saya kasih tau seperti kata lagu...benci tp rindu....hubungan emosional kami dgn belanda pastilah tetep ada...seperti hub malaysia dengan inggris....kasih contoh mudah....kami sebagian org indonesia cenderung men-support kesebelasan sepakbola belanda dimanapun juga...begitu juga anda dan sebagian org malaysia pasti cenderung membela david bechkam cs drpada membela itali.....

    Namun, dlm hubungannya dgn film fitna ini....kalaupun kita tidak melakukan boikot produk2 belanda bukannya kita tidak membela islam atau kita masih dijajah belanda...atau krn hubungan emosional td.....bukan itu sobat....pertimbangan kita bernegara jauh lebih besar ketimbang terbawa emosi....kalo menuruti emosi bisa saja kita boikot produk belanda....tapi yg harus kau ingat sobat.....dibelakang presiden sby ada penduduk indonesia jumlahnya 200 jutaan yg lebih perlu perhatian ketimbang repot2 boikot.....kasarannya banyak mulut yg harus dikasih makan.....apa sih manfaat ekonomi kalo kita boikot produk belanda di indonesia? nyaris tidak ada kayaknya.....krn menurut data setau saya produk belanda di indo tidaklah banyak....paling keju atau elektronik...begitu juga direct investment belanda tidaklah signifikan di indonesia.....aku ggak tau kalo di malaysia, mungkin investasi belanda di sana besar ya...

    begitulah sobat...penjelasan saya...mungkin ada bro indo yg dapat menambahkan.....

    waallaikum salam

    ReplyDelete
  14. ja elah.
    yg FITNAH Sebenarnya tuh si arezeo anjing ini. upzz keceplosan gw.

    lu mikir yot.
    lu tau apa tentang kami??

    lu cuma tau dari internet
    n lu sepertinya ter kager -kager melihat berita di indo kaya gini
    lu tau??? indo mempunyai pers yang bebas.

    semua bebas berbicara. negara lu?? ah gw no coment lu tau dan sadar n merasakn kebebasan dinegara lu gimana. lu nilai sendiri.

    n gw ingatkan kepada lu???
    lu tau ga? aksi umat islam indonesia kemarin dikedutaan belanda???berbuah apa???????

    Pemerintah belanda sendiri pun sudah menyatakan tidak mendukung si geert wilder yang biadap kaya lu itu. dan pemerintah belanda(melalui duta besarnya) sudah meminta maaf kepada umat islam dunia dan seluruh dunia.

    dan persatuan gereja seluruh indonesia pun. mendukung reaksi umat islam indonesia. mengirimkan kepada pemrintah belanda penolakan terhadap film tersebut.

    jadi??? ngapain harus bersatu dengan negara lu yang cuma bisa boikot. boikot
    (ini negara baru ngerasa boikot produk orang ni ye..ikut2an indo lagi ya...kan barang2 malon lu dah di boikot di indo,heu* ga semua sih ada stengahnya aja. kasian ntr klo boikot produk malon ga bsia berkembang ni negara, hehehehe)

    mending dari pada lu sok2an serukan boikot ke dunia
    mending lu urusin dulu TERORIS di dinegara lu. terorsi semacam alm azhari kan dari tempat lu. n si nordin m top juga masih keliaran tuh. apa reaksi lu??? pikir sebelum ngomong.

    dasar para banci pikirnya kerdil

    ReplyDelete
  15. dari pada lu lu pusing dengan areot ni
    lu buka deh
    http://abecyber.blogspot.com
    /2008/04/arezeot-blogger-malaysia-yang.html


    pikiran bakal aman. . .
    ahahaha

    ReplyDelete
  16. Abe. Apa yang ingin saya tekan kan ialah mengenai ketakutan bangsa Indonesia terhadap Belanda dalam berita Detiknews yang menyebut dengan memboikot produknya justru membuat bangsa Kincir Angin bersatu dan menantang Indonesia..
    Daripada situ jelaslah bahawa Indonesia tidak mahu (nggak) memboikot produk Belanda bukan kerana ingin membela nasib muslim di Belanda, tetapi kerana takut diserang bangsa Kincir Angin.

    p/s - Tima kasih Abe karena buatkan posting khas mengenai saya di blog anda. Mudah2an ia mengundang lebih ramai lagi pengunjung Indo ke sini.

    ReplyDelete
  17. hahahahahaha. . . .
    oke2 sodaraku(cuuih ga iklas gw)
    semoga blog anda ramai dikunjungi org2 indo. bikin iklan aja sekalian buat blog lu.
    heu**

    lu cuma melihat dari petikan detik com saja. memangnya indo hanya satu sentral berita?? aku harap kamu cepat bangun dari tidur panjangmu.

    apakah beberapa berita di detik com? mengambarkan semua bangsa indo???
    aku rasa kau tak perlu menjawabnya.
    hahahahaha

    ReplyDelete
  18. Apa yg nak ditakutkan dgn Belanda tu?

    Negara dah la kecik, lagi kecik drpd negeri Pahang and very obviously smaller than Indonesia..

    Takut bangsa Kincir Angin serang kamu ya?

    Apa daaa...ingatkan berani sangat! Pengecut juga rupanya...

    ReplyDelete
  19. Aduh sudah jangan berantem sih.... Piss aja kita mah...

    Om AREZEO yg manis , kalo om ga tau tentang INDONESIA yg INDAH, KAYA, BERBUDAYA, dan YG PASTI KAMI PUNYA JATI DIRI SENDIRI LOH.... lebih baik anda ga usah terlalu banyak komentar deh om... Pelajari indonesia dulu om ga semuanya seperti yg terlihat oleh mata anda saja(itu juga kalo kamu punya mata...) insya allah kalo dah tau indonesia om pasti cinta indonesia,,, Karena semuanya Punya Kelebihan dan punya kekurangan om termasuk Indonesia,,, tapi kami trus belajar dan belajar untuk jadi lebih baik lagi.... sudah lah hentikan omong kosong ini,, Sekolah dulu yang tinggi, Rajin IBADAH, berdoa, dan Minta petunjuk sama ALLAH .. PISS Y'ALL

    ReplyDelete
  20. Indon is dummies...

    ^_^


    Indon is dumbass

    In a nutshell... dutch for dumbass

    ReplyDelete
  21. Wahai Azereo, semasa kita mengelar mereka Indon, tanpa banyak soal mereka terus memboikot barang kita TAPI (Sila rujuk sini - http://www.malingsia.com/index.php/archives/17) ,... Tetapi Bila nabi dan maruah agama kita dipijak-pijak itu tidak mengapa. Tidak ada hukuman untuk itu. Bagi mereka maruah bangsa mereka lebih berharga dari maruah dan harga diri agama Islam itu sendiri. Dimanakah iman kalian sebagai hamba Allah. Adakah ini yang dinamakan orang islam paling banyak didunia? Saya amat sedih sekali. Tidakkah kalian tahu si bangsat Belanda ini menghina Imam (Al-Quran) kita?.

    Saya rasa mereka tidak mahu memboikot bukan sebab mereka menjadi hamba kepada Belanda tetapi itu datang dari saranan Tun Mahathir yang berasal dari Malaysia, Saya rasa jika saranan itu datang dari Presiden Bangla barulah mereka mahu menyahutnya. Wahai orang-2 Indon. Fikir-2kanlah sendiri. Jangan terus memusuhi bangsa dan suku yang sama denganmu di Malaysia ini. Amarah kalian terhadap kami terlalu jelas sekali sehinggakan kalian tidak dapat membezakan waktu dan ketika sewaktu kita harus bergabung dan dikala waktu kita bertengkar. Walaupun kita tidak sekata namun dalam hal dan waktu tertentu kita harus bersama dalam mempertahankan agama yang tercinta dan satu ini.

    ReplyDelete
  22. sabar2... eh you discoveringindon kamu orang malaysia asli yah?
    kalo iya gw tuh dah kebayang sama bentuk badan lo, muka lo , kalo cowok lo pasti jelek banget :) denger yah,, kamu bangga dengan malaysia its ok. tapi kalau ga ada GENTING island di jadiin tempat judi kalian tuh bukan apa2... Orang HONGKONG yg bikin genting island kasihan sama malaysia yg katro jelek2 item2, goblok2, bau2( yg ngerasa aja) gw aja kasihan sama kalian orang2 malaysia. cause honestly im still waiting for war with u guys :) dan gw mohon jangan bawa2 ISLAM dong ... gw muslim , tapi bukan saudara lu .... sorry cause you guys like pain in the ass for me....


    WAR!!! WAR!!! WAR!!!
    INDONESIA RAYA !!!!!
    JANGAN MAU DI MAININ MALAYSIA
    KALO PERLU KENCINGIN AJA TUH MUKA2NYA YG ANCUR2 AMAT


    PS : KALAU MAU PAKAI BAHASA MELAYU YAH MELAYU AJA, KALO INGGRIS INGGRIS AJA , JANGAN MELAYU-MELAYU NENG INGGRIS

    ReplyDelete
  23. Halo,

    Tak ada bedanya Arezeo dengan Wilders, comot sana sini.
    Bodoh Arez, kalau muslim bawaan reaktif terus, yang menang adalah Wilders, itu agendanya, Malaysial bodoh, menunjukkan bagaimana reaktifnya umat Islam.
    Bersyukurlah bahwa muslim Indonesia jauh lebih cergas dan bijak menyikapi kasus ini, kenapa harus ribut kalau orang buta mengatakan bahwa siang itu adalah gelap?

    Mengalahkan Wilders tidak usah pakai boikot, cukup dengan menunjukkan sikap tenang saja sehingga agenda wilder tidak tersampaikan, itu baru berhasil karena umat Islam yang ditunjukan Wilders sebagai biang rusuh ternyata tidak terjadi sekarang ini (rusuh kalau ada hal seperti ini).

    Otakmu, Arez, tak jauh dari pantat Wilders. Tak ada bedanya kamu dengan si Wilders ini.
    Makanya rajin Shalat 5 waktu/sembahyang, jangan hanya dugem nonton Viviana show

    Jadi siapa sebenarnya tukang perusuh kalau bukan Malaysia? baru satu klip video 17 minute yang dicomot sana sini , Malaysia sudah meradang seperti orang kehilangan akal.

    ReplyDelete
  24. bangsa indon keparat hanya berani sama Malaysia. Kalau negara lain menghina indon dan Islam, indon terus jadi pengecut sialan. ngak berani berkata apa2..

    indon terus jadi pondan bapuk...
    HAHAHA indon memalukan bangsa indon..!!

    ReplyDelete
  25. Sila lihat negara-negara Islam lainnya seperti Iran, Arab saudi, Irak, North African dan lainnya apa mereka langsung meradang ikut-ikutan Malaysia nak ikut boikot? taklah, mereka ikut cara-cara Indonesia. karena mereka tahu film itu tak lebih hanya buatan seorang anggota parlemen kelas teri untuk memperovokasi umat Islam sedunia.

    Wilders bakal tertawa karena agendanya untuk menunjukkan umat islam sebagai barbaric akan berjaya kalau dibalas oleh umat Islam denga cara-cara seperti Malaysia.

    Wildeers pun nampaknya juga sadar bahwa agenda yang disusun telah tak berjaya untuk membuat Muslim sedunia dianggap barbaric, film itu telah tewas dimata dunia internasional bahkan oleh Persyarikatan Bangsa-Bangsa sekalipun. dan terus terang itu karena sikap tenang dari dunia Islam khususnya umat Islam Indonesia yang bijak melihat apa yang diagendakan Wildeers ini.


    Sila lihat keratan news ini, untuk penyeimbang copy paste Arezeo, anak didik Wildeers:

    Fraksi di Parlemen Indonesia, meminta kerajaan Indonesia boikot Belanda:
    http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/03/tgl/31/time/105926/idnews/915764/idkanal/10


    European Union kutuk Fitna:
    http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/03/tgl/30/time/000124/idnews/915401/idkanal/10


    Perserikatan Bangsa-Bangsa kutuk Fitna:
    http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/03/tgl/29/time/060448/idnews/915157/idkanal/10

    Kerajaan Belanda tolak Fitna:
    http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/03/tgl/28/time/050837/idnews/914620/idkanal/10


    Fitna gagal buktikan Islam sebagai fasis:
    http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/03/tgl/28/time/204539/idnews/915129/idkanal/10


    Presiden Republik Indonesia Meminta Dunia Islam kutuk Fitna:
    http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/03/tgl/28/time/114027/idnews/914822/idkanal/10


    Masih banyak lagi keratan-keratan News mengenai sikap orang Indonesia terhadap film fitna di www.detik.com. (laman favorit si Arezeo untuk copy paste)

    Ayolah kalian orang Malaysia mau diprovokasi oleh Arezeo bin Geert Wilders ini yang hanya mengambil satu keratan berita, sila lihat situs yang saya berikan. Kalau kalian mau dikadali oleh Arezeo itu artinya benarlah asumsi saya bahwa orang Malaysia tak lebih daripada tukang ekor dari provokator cap kambing bernama Arezeo (ini comment dari Luwak ya)

    Jadi bagaimana nak tunjukan Islam Malaysia sebagai Islam Khadari kalau baru disentil oleh politisi kelas teri saja meradang nak boikot barang Belanda, bakal berjaya dan tertawa Wildeers. Cergas sedikitlah, orang Malaysia.
    malu dengan negara Islam lainnya yang lebih mengikuti langkah Indonesia dalam hal ini.

    ReplyDelete
  26. Desember Ceria,
    Actually, ape yang dikhabarkan oleh Arezeo tidak sampai kepada ko sebenarnyer... itulah, ntah ape2 ntah ko mengarang. Lain yang Arezeo cakap, lain yang ko karang. Ceria2 kanlah diri anda membaca 'actual post' from Arezeo daripada terus memberi comment yang akhirnya memalukan diri sendiri. One thing more, your comment nih lebih kepada sikap emosional ko sampai menidakkan benda yang betul semata2 untuk menang.

    ReplyDelete
  27. Nah, kena pancing kamu, sila Chem baca laman yang saya beri (www.detik.com), kalau cergas, ketahuanlah siapa yang sebenarnya emosional. Satu keratan berita tapi dibelokkan begitu rupa sehingga menunjukkan rakyat Indonesia tak peduli dengan Fitna, padahal reaksi orang Indonesia sama macam di Malaysia, cuma kita jauh lebih tenang karena kita tahu Fitna tak lebih hanya perangkap dari Geertz Wilders.
    Aneh, orang yang suka nonton Viviana Show/party dan jarang sholat 5 waktu mendadak peduli Fitna tapi MEMFITNAH MUSLIM INDONESIA dengan menunjukan HANYA SATU KERATAN BERITA/AKBAR, itulah kerjaan orang yang emosional atau lebih tepatnya... dengki.
    lagian aneh, mau saja budak malaysia nak dimanipulasi oleh satu orang, bencong lagi.

    Kecewa ya, seruan DR. M tak didengar oleh dunia Islam tapi lebih mendengar Indonesia yang mengajak dunia Islam untuk tenang. :)

    ReplyDelete
  28. Nah, kena pancing kamu, sila Chem baca laman yang saya beri (www.detik.com), kalau cergas, ketahuanlah siapa yang sebenarnya emosional. Satu keratan berita tapi dibelokkan begitu rupa sehingga menunjukkan rakyat Indonesia tak peduli dengan Fitna, padahal reaksi orang Indonesia sama macam di Malaysia, cuma kita jauh lebih tenang karena kita tahu Fitna tak lebih hanya perangkap dari Geertz Wilders.
    Aneh, orang yang suka nonton Viviana Show/party dan jarang sholat 5 waktu mendadak peduli Fitna tapi MEMFITNAH MUSLIM INDONESIA dengan menunjukan HANYA SATU KERATAN BERITA/AKBAR, itulah kerjaan orang yang emosional atau lebih tepatnya... dengki.
    lagian aneh, mau saja budak malaysia nak dimanipulasi oleh satu orang, bencong lagi.

    Kecewa ya, seruan DR. M tak didengar oleh dunia Islam tapi lebih mendengar Indonesia yang mengajak dunia Islam untuk tenang. :)

    ReplyDelete
  29. komen dari kubu malaysia kok kurang berpendidikan ya??

    sepertinya benar kalo anda sukanya cuma ngutip sana sini dari internet..

    apa yang anda lakukan dari beredarnya film fitna???tidak ada khan???

    masih mencoba mencari cari kejelekan orang???padahal di diri anda sendiri masih banyak kejelekan???

    celaka 13 :D

    ReplyDelete
  30. yup....

    mmg agak menggelikan, seruan Dr. M apa selalu harus diikuti? Lha wong si abdullah badawi aja sering nolak kok.....hahahhaha.....

    siapa sih si Dr. M itu? malaikat, setan atau iblis? dia kan cuma mantan (ex) PM malay yg memang paling kuat dan bisa memajukan bangsa malay....secara jujur saya kasih jempol untuk Dr. M ttg ini....namun untuk seruan boikot....eit nanti dululah....kepala bisa sama2 hitam...tp pendapat bisa berbeza toh......

    masak sih mereka yg tidak mau ikut seruan Dr. m itu di kasih cap macam2...penakutlah, pengkhianatlah,masih jajahan belandalah.....hahahaha......coba hitung berapa sih jumlah org belanda yg ada di indo dibanding org inggris yg ada di malay...misalnya di bukit bintang...? gw yakin org inggris pasti banyak sekali yg berkeliaran di malay dan singapore. lalu apa lantas gw bisa ksh cap kalo malay masih di jajah inggris? hahahha...rasa2nya kita org indo yg katanya moron2 dan stupid2 itu tidak akan kasih kesimpulan sejauh itu.....krn apa? krn kita masih cukup waras.....hahhahaha.....ggak ngerti waras itu apa ya? abe san...tolong kasih penjelasan duoong.....domo arigatou.....

    apa ggak ngerti ya budak2 malay ini justru masuk perangkap si wilders.....katanya org malay pintar2?....hehehehhe.....kok kapusan gini.....kapusan = ketepu....hihihiih

    ReplyDelete
  31. to luwak
    (abe)

    "hahhahaha.....ggak ngerti waras itu apa ya? abe san...tolong kasih penjelasan duoong.....domo arigatou....."

    baik doktor luwak.hehehe
    waras = orang yang masih normal bisa diartikan orang yang mempunyai pikiran jernih sebelum bertindak untuk mengambil keputusan. . . .kira2 begitu lah penjelasan saya :D

    sila baca web site baru gw wak . .

    ReplyDelete
  32. Bangsa Indonesia ni jadi berani bila berdepan dengan Malaysia je..Sebab tu sket2 Ganyang Malaysia, serang Malaysia etc...

    Tapi bila suruh boikot produk Belanda, macam2 alasan dia bagi...
    Padahal takut dengan Belanda.

    Oh ya kamu warga Indonesia usah risau mengenai Tahun Indonesia Tenggelam 2025. Belanda juga akan menerima nasib yang sama namun tahunnya berbeza.

    Menurut Al-Gore dalam filem dokumentarinya, 'An Inconvenient Truth', Belanda juga bakal tenggelam akibat pemanasan global. Namun tidaklah sepantas Indonesia..
    So jangan takut ya. Kamu sudah mempunyai teman.

    ReplyDelete
  33. Stupidly MALINGSIAN!!!
    ngapain juga ngikut2 orang malingsian yang hanya melibatkan nafsu dalam segala hal... orang INDONESIA bisa lebih bijak dalam menghadapi masalah-masalah tanpa melibatkan hawa nafsu...
    Marah bukan dengan hawa nafsu yang dihembuskan syaitan kepada setiap manusia....
    Fool MALINGSIANS...

    ReplyDelete
  34. BOIKOT BRG MSIA BLH LA PULAK?
    BOIKOT NEGARA YG HINA ISLAM X BLH LA PULAK
    PELIK LA INDONS

    ReplyDelete
  35. luwak: dr mahathir mhmd is d one successful prime minister.. he changed msia a lot
    n now u can see msia is well develop country ^^
    we all appreciate dr.m
    he is really intelligent person
    1 of my idol ^^

    n bout dat dutch issue
    if i as islam
    i prefer banned all dutch stuffs
    rather than msia stuffs
    hehehehe

    ReplyDelete