Wednesday, 3 October 2007

Pasal Rasa Sayang, Blog Kena Serang

Lorrrr... Perlu ke pasal Rasa Sayang, blog ni kena serang?

Gaduh kat sini bukan berhasil apa pun. Bawak je isu ni ke Mahkamah Keadilan Antarabangsa. Macam isu perebutan Pulau Sipadan dan Ligitan dulu.. Siapa yang menang? Malaysia jugak kannnn.. Jadi lagu Rasa Sayang ni, agak2 korang, siapa yang menang yerrrr.... Sayang kat Rasa Sayang Malaysia

39 comments:

  1. HETTTRIIXXXXXXXXXXXXXXXX!!!!!!!!!!

    ReplyDelete
  2. halah ke sangkut hoeks
    salah oi ke sembilan yang ini

    ReplyDelete
  3. hetrik yg ini ga boleh gagal nih

    ReplyDelete
  4. cukup ya anak2.
    hoek sudah gagal hetrik.
    almas sukses hetrik.
    mari kita pulang.
    ga boleh terus2an nyampah disini.
    ayo nyampah di blog chika aja. kekekek

    ReplyDelete
  5. PertamaX
    *upz... salah yah*

    ReplyDelete
  6. ARGGHHH.....GAGAL HETTRIXX
    *cabik-cabik almascatie*

    ReplyDelete
  7. "Sayang kat Rasa Sayang Malaysia"

    ----
    sayang kat rasa sayang ambon jga mba... sayang kat rumah sampe di sekolah
    :))
    --------
    anto dah kayak bapak2 aja.. jngan2 ada maunya sama siti nurhaliza nih wakakkakakakka
    *kaburrrrrr*

    ReplyDelete
  8. indon semua kena ingat, malaysia penah menang dalam merebut pulau sipadan dan ligitan dulu... jangan lupa yaaaaa

    ReplyDelete
  9. Pada suatu masa ada la 3 orang lelaki naik keretapi nak pergi ke utara. Masa tu pulak 2 -3 hari nak raya. So 3 orang ni naik la keretapi . Sorang orang Kedah ,sorang orang arab dan last sekali orang indonesia.

    Semasa dalam gerabak orang arab ni berbual ngan mamat indon ni. Mamat kedah tu senyap jer.Biasa la bulan puasa mana nak cakap bukan-bukan .Sedar- sedar dah masuk waktu berbuka puasa.

    Jadi mamat arab sorang ni bawak bekal kurma .Tapi yang buruk perangai dia ni baru je gigit buah kurma tu sekali dia buang ngan isi-isi,baru je gigit buah kurma tu sekali dia buang ngan isi-isi.
    Jadi mamat indon ni tanya ngan arab tu kenapa anta baru je gigit buah kurma tu sekali dia buang ngan isi-isi.

    Maka jawab si arab ni " Apa ana kisah ni negara ana terlalu banyak buah kurma , sampaikan boleh buat baja ".

    Mat indon ni pun senyap jer. Kemudian mamat indon ni plak,lepas makan biasa la hisap rokok . Dia pun hisap la rokok tu kat pintu gerabak . Si arab pun nak join sekali,biasa la benda baru. Mamat indon ni pun keluarkan rokok gudang garam surya ,baru je sekali hisap dia buang, baru jer cucuh dia buang ,baru jer hisap dia buang ,banyak plak tu.

    Si mamat arab ni tanya " Kenapa anta buang rokok itu ,baru sekali hisap terus buang , baru hisap,terus buang" . Maka jawabnya " Ngak salah bagi saya ,kerana di negara saya terlalu banyak rokok gudang garam surya ,kadang-kadang klcc ngak bisa nampak kerana orang negara saya hisap, ". Muka arab tu merah padam.Tapi dari jauh di perhatikan oleh mamat kedah yang senyap tadi.

    Tiba-tiba keretapi tadi lalu kat sebuah terowong , dalam kegelapan terowong terdengar bunyi gedebuk dan orang meraung . Mereka diam seketika .

    Apabila melepasi terowong , mamat arab tadi hairan kerana di depannya tadi mamat indon dah bertukar dengan mamat kedah.

    Lalu mamat arab tu tanya mamat kedah " di mana orang indonesia tadi " Dengan selamba mamat kedah berkata " Saya sudah tolak dia keluar keretapi , apa nak risau kat malaysia ni banyak lagi mat indon"

    ReplyDelete
  10. 19...

    sampah dimana2.. dsar anak2 nakal.
    *bener2 oot

    ReplyDelete
  11. hayyahhhhhhhh
    puasa euy, ntar BUATAL... :lol:

    ReplyDelete
  12. session II
    HETRIK SSSSSSSSSSSSSS
    aduh Nto
    berapakali Nto???
    duar.. duar.... domb....domberereret
    ktutur's webloggawcplai

    ReplyDelete
  13. hetrixx sekalian...

    langsung cabut kat sini *halah ngomong opo tho lek*

    ReplyDelete
  14. Congratulations to all Indonesian here, you prove to us (Malaysian) that u still got the third class mentality.

    Humans only use about 1/10 of their brain power. With you guys, it could be less.

    Proud to be Malaysian.

    ReplyDelete
  15. halah, belum pernah liat komen PERTAMAXX ya?
    makanya main2 dong ke blog indonesia.. hihihihi...

    ReplyDelete
  16. *lihat komen di atas

    iya ni. katrok semua Malaysian. ga pernah liat pertamax. pakenya permium sih yang lebih murah. besok kita klo komen pake pertamax plus plus plus ajah.
    Malaysian ini, pake bikin aturan penamaan bayi pula.
    ga mutu.

    *ngakak guling2

    ReplyDelete
  17. we have the third class mentality?
    of course we are....
    we're not embarrassed to admit that

    btw, which mentality class are malaysian in? fourth? fiftth? or even pre elementary?

    I thought a mirror is a cheap thing in Malaysia? why dont you hipocretes buy some?

    ReplyDelete
  18. syet dah.,
    ketinggalan neh gwe :lol:

    ReplyDelete
  19. mending pake premium.,
    minyak tanah juga jalan tuh :lol:

    ReplyDelete
  20. tiga poeloeh tigaxxx

    kalo ga mao diserang, jgn menabuh genderang perang...!

    ReplyDelete
  21. Session III
    PERTAMAXXXX

    Malaysia lagih??


    riyanni Djangkaru i lop yuuuu!!!0_o

    ReplyDelete
  22. Sebelum pulang,...

    HETRIXXX



    **Ngabur ngikutin senior kemanapun ia pergih

    ReplyDelete
  23. Hai, sahabatku Malaysia. Bagaimana kabarmu menjelang lebaran kali ini? Wah,
    tentunya sudah banyak persiapan serta kesibukan yang menyita waktu karena
    sebentar lagi idul fitri akan tiba. Tapi, walaupun sibuk, jangan lupa untuk
    mengeluarkan zakat fitrahnya ya... ingat lho, ini kewajiban.

    Hai sahabatku Malaysia. Di lebaran nanti jangan lupa putar lagu Rasa Sayange
    ya, ups lupa... lagu Rasa Sayang Hey. Lagu itu memang punya irama yang bagus
    dan punya nuansa yang mengasyikkan buat siapapun untuk berbalas pantun.
    Karena aku tahu di sana tidak punya lagu-lagu yang bagus, makanya kamu
    bilang bahwa lagu Rasa Sayang Hey itu adalah lagumu. Tenang saja, aku nggak
    marah kok, sebab aku masih punya ribuan lagu lainnya. Kamu mau?

    Hai sahabatku Malaysia. Jangan lupa ya lebaran nanti kamu pasti dikunjungi
    oleh saudara-saudaramu. Wah, di rumah pasti sibuknya luar biasa. Piring yang
    kotor, gelas yang berantakan, karpet yang terkena tumpahan kuah, atau sampah
    yang berserakan. Sahabatku, kamu jangan khawatir. Sebab, saudaraku akan
    memberesi semua yang berantakan itu. Kalau saudaraku tidak bekerja sesuai
    keinginanmu, ya sudah dicambuk saja, disuruh loncat dari jendela, atau
    gajinya nggak usah diberi. Bukannya kamu selama ini juga begitu?

    Hai sahabatku, Malaysia. Di saat lebaran nanti, jangan marah ya kalau ada
    asap yang juga ikutan menyambangi rumah-rumahmu. Karena hanya itu oleh-oleh
    yang bisa aku berikan kepadamu. Meski sebenarnya aku ingin memberikan
    buah-buahan kepadamu, tetapi kamu lupa ya kalau pohon-pohonku sudah kamu
    ambil. Masak sih kamu bisa lupa? Kan hutan di Sumatera dan Kalimantan
    sekarang sudah habis olehmu.

    Hai sahabatku, Malaysia. Di lebaran nanti kamu pakai apa? Tentu kamu akan
    pakai batik motif perang itukan? Wah, kalau itu sih memang bagus sekali. Di
    sini, kamu bisa lihat motif itu di Yogyakarta. Sama? Memang sama, tapi kan
    katanya kamu yang punya dan asli dari sana.

    Apalagi ketika kamu pakai batik kamu sedang menyantap ketupat dengan lauknya
    rendang daging yang kamu bilang asli buatan sana. Aku pernah lho dapat
    kiriman darimu, sekotak rendang daging dengan tulisan MADE IN MALAYSIA. Hmm,
    memang enak. Jangan khawatir kalau kamu kekurangan resep makanan dan
    masakan, kamu tinggal bilang saja. Di sini ada ribuan resep khas Indonesia
    yang boleh kamu ambil. Tenang saja aku nggak marah kok, bahkan kalau kamu
    bilang khas dan asli dari Malaysia pun aku nggak marah.

    Hai sahabatku, Malaysia. O ya menjelang lebaran nanti tanggal 10 Oktober ada
    astronotmu kan yang akan terbang ke luar angkasa dengan Soyuz. Wah, selamat
    ya. Aku turut senang lho. Ternyata tidak sia-sia bapak-ibu guru kami
    mengajari anak-anak Malaysia pendidikan. Bahkan sampai sekarang pun masih
    banyak kan profesor Indonesia yang mengajar di sana. Wah, kalau kamu lupa
    terhadap siapa gurunya, ya nggak apa-apa. Karena bagi aku guru itu adalah
    pahlawan, pahlawan tanpa tanda jasa. Jadi kalau kamu melupakan sejarah dan
    kenyataan itu ya wajar saja.

    Hai sahabatku, Malaysia. Suatu saat nanti aku akan berlebaran di sana. Tapi
    apakah kamu ingat dengan namaku? Ya, namaku INDONESIA dan bukan INDON. Kalau
    kamu lupa sih ya nggak apa-apa. Toh, selama ini kamu juga sering lupa.
    Maklum kamu kan orang muda yang ngakunya tua bangka. He he he he....

    Ya sudah sahabatku, Malaysia. Di bulan yang baik dan berkah ini, kuucapkan
    kepadamu untuk menikmati lebaran dengan enak ya. Jangan sedih.... aku,
    Indonesia nggak apa-apa kok. Aku selalu paham kok kalau kamu memang begitu,
    dan memang sifatnya begitu.

    dari sahabatmu,
    Indonesia

    ReplyDelete
  24. Udahlah pren!! daripada ribut2 teruss, mending perang aja!!! Serbuuuuuuuuuuuuuuu!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    ReplyDelete
  25. saya tidak membenci malaysia..saya hanya membenci orang malaysia yang tidak beradab seperti banyak orang malaysia yang comment disini,berkata tidak pantas..Jangan membahas bencana alam dan pemboman,karena DR AZHARI berasal dari MALAYSIA,dan azab Tuhan akan datang kepada engkau yang arogan MALAYSIA,karena engkau membahas bencana alam yang menimpa manusia2 tak berdosa..Dunia pun mengirim simpati dan doa kepada korban bencana alam di Indonesia..Kenapa engkau begitu picik..

    Tapi masih ada rakyat malaysia yang WELL EDUCATED & Fair -> Look at this one..
    http://rantingsbymm.blogspot.com/2007/01/exporting-creativity-not-just-labour.html

    ReplyDelete