Sunday, 6 September 2009

Indonesia Mengeksport Daging Babi dan Flu Babi

Jika Malaysia terkenal di Eropah dengan Malaysian Rendang, tetapi di Singapura, Indonesia terkenal dengan Fresh Indonesian Pork atau Daging Babi Indonesia Seger (segar). Buktinya, lihat gambar sebelah.

Memalukan sekali apabila negara dengan penduduk Islam paling ramai itu turut mengaut untung dengan mengeksport babi. Tetapi yang lebih memalukan mereka bukan saja mengeksport daging babi malah turut mengesport selesama (flu) babi.

Singapura menemui virus selesema babi H1N1 dalam daging babi yang diimport dari Indonesia.

Berikut ini adalah petikan berita dari akhbar Indonesia, Detiknews bertajuk "Singapura Temukan H1N1 dalam Daging Babi Indonesia" bertarikh 4 September 2009.

Virus influenza A H1N1 dideteksi terdapat dalam daging babi yang diimpor dari Pulau Bulan, Kepulauan Riau, ke Singapura. 12 Ekor babi telah dipastikan terinfeksi virus ini. [Sumber]

Berikut ini pula adalah ulasan daripada pihak Indonesia berkenaan kes di atas.

"Kita akan terus meningkatkan pengawasan dan memastikan hanya babi yang sehat yang dibawa ke Singapura. Saya ingin memastikan bahwa daging babi yang ada di Singapura aman untuk dikonsumsi," [Sumber]

Negara pengeksport babi dan flu babi itu turut menjadikan babi sebagai makanan tradisi di Bali, Indonesia. Astaghfirullah.

Akan tetapi nama makanannya agak lucu, Babi Guling. Hahahaha. Ingat kereta dan truk saja bisa berguling di Indonesia? Babi juga bisa guling, doang....

Lihat begitu banyak restoran babi guling di Indonesia. Mereka dengan megah menampilkan gambar babi pada sign-board restoran.

Lihat Indonesia. Katanya negara Islam, tetapi rakyatnya mengatakan babi guling lazat dan nikmat. Astaghfirullah.

Lihat antara makanan yang dijual di kedai makan babi guling ini. Sampai puluhan ribu rupiah tu.

Nampaknya, ibu-ibu di Indonesia menggemari babi guling ni hinggakan ada restoran Babi Guling Ibu Suka. Hahaha.

Walaupun di Malaysia terdapat banyak orang bukan Islam yang memakan babi, namun tidak ada restoran yang menggunakan sign-board dengan perkataan "BABI" atau menggunakan gambar babi. Yang pelik di Indonesia, mereka menaikkan sign-board bergambar babi di sana-sini. Padahal majoriti penduduk Indonesia adalah Islam.

Yang pasti, kes (kasus) penemuan virus H1N1 dalam daging babi Indonesia sudah pasti meresahkan negara pulau itu kerana eksport babi mereka akan berkurangan.

p/s-Diingatkan, postingan ini bukan adu domba, fitnah dan tidak bertujuan menjelekkan Indonesia. Hanya berkongsi maklumat. Agaknya di Indonesia ada tak rendang babi ek? Geli arrrr...

72 comments:

  1. astagfirullah~ gila ni
    nama ja negara nya ada jg islam
    ttp masyaAllah~!
    lebih truk brbanding swk.
    even swk byk chinese.. ttpi xla sbyk ini kedai mknn haram ni...

    mana pergi jabatan agama islam indonesia ni?
    ker lg buat ajaran sesat disono?
    kui3

    ReplyDelete
  2. Astaga, kok namanya negara Islam tetapi babinya merata-rata. sampe terguling2. parah ni indon.

    ReplyDelete
  3. huh saya tetap tabah walaupun negara saya seperti ini

    ReplyDelete
  4. kepada bpk arezeo daerah yg anda beritahu ini merupakan daerah bali yg rata2 merupakan dominan dan lebih banyak hindu. juga para warga islam d indonesia tidak berani memakan babi.juga d daerah Sumatra Utara yg merupakan daerah suku Batak juga memakan babi tetapi itu hanyalah warga kristen. jadi setelah saya lihat pada gambar,daerah-daerah yg menjual itu hanyalah daerah Denpasar dan sekitarny yang merupakan Bali. jadi kesimpulannya itu adalah makanan yang dimakan oleh warga hindu dan kristen di indonesia. demikian informasi dari saya

    ReplyDelete
  5. kpd bpk arezeo untuk kalimat *ini Akan tetapi nama makanannya agak lucu, Babi Guling. Hahahaha. Ingat kereta dan truk saja bisa berguling di Indonesia? Babi juga bisa guling, doang....
    Lihat begitu banyak restoran babi guling di Indonesia*
    maaf bisa anda menghapus ini soalnya nbisa menyebabkan ada orang yang tersinggung

    ReplyDelete
  6. Ini kan di BALI! Mayoritas penduduk bali adalah Hindu, jd mereka bole makan babi!

    ReplyDelete
  7. walaupun di Malaysia banyak bangsa Cina yang memakan babi, tetapi tidak ada sign-board besar2 yg menulis "Babi Ada Di Sini" atau "Babi Lazat dan Nikmat". Barulah itu namanya negara Islam. Kok Indon mayoritas penduduknya Islam, babi dengan bangga ditampilin di sign-board sini sono. itukah namanya negara islam?

    ReplyDelete
  8. Babi la INDON. Hahahaha korang mmg BABI pon!!!

    ReplyDelete
  9. hehehehe.. adeh.. kelakar jadinye.. sedap2 mengata org tak tgk cermin sendiri mcm mana.. tak kisah mana pun bali ke buli ke dlm indonesia jugak.. kalo satey khinzir pun ada.. mustahil ke tak rendang khinzir?? *thinking

    ReplyDelete
  10. harsh u punya comment Dr Jake

    btw Saudara Arezeo i would like to used all your info. Thanks

    ReplyDelete
  11. heii kambing,pernah tau g ada pepatah kalau nyamuk d ujung samudra bisa tau tapi kalo gajah sakit di pelupuk mata g keliatan. .
    ngaca gembel jgan asik cari pamor dgn ngejek negara kami,jujur, bnyak yang mw bkin indonesia itu negara islam apalagi NU tp pikir kmu pake otak jangan pake jempol indonesia thuu kota multi kultur jadi kita saling menghargai saja asalkan bagi kami warga muslimnya tidak memakan hal2 yang menjadi haram , yang di posting kamu mnurut saya terlalu berlebih dan saya tnya memeang mau kalian apa ? buat kami masih sabar2 saja dalam menanggapin hal tsb. .
    1 info buat kalian d inodnesia jumlah pengidap flu babi hampir g ada, tp ada juga mreka tertular dari negara lain buat yang ke 2 menurut saya ekspor ada karna peminat dari negara lain banyak, dan yang saya tau ternak babi di indonesia skarag sudah gda dan kalaupun ada itu cma bsa mncukupi kebutuhan para warga chinse d kota besar dan gda thuu ekspor babi..

    buat kalian talk less do more. . .!

    ReplyDelete
  12. Bicara Seperti tau semua masalah

    ReplyDelete
  13. Kalu babi kitorang tak kisah. Claim la produk BABI BABI korang tuh, rendang Babi ker, Satay Babi ker, Pendet Babi ker, pon aku tak kisah, patent jer k INDON. Korang sumer BABI sgts. Tak berterime kasih kat Malaysia yg byk membantu ekonomi korang.

    ReplyDelete
  14. aing tau setan..
    aing setuju dengan lo choxz..

    hidup NKRI..!!

    ReplyDelete
  15. heh....geli aku ngan indon ni.... :)

    ReplyDelete
  16. This is why i love this blog. :)

    hehehehehee.

    ReplyDelete
  17. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  18. Indon negara penternak babi, rakyatnya juga makan babi, tak heran.... hahaha

    ReplyDelete
  19. Woo Goblok, kui kan neng BALI suuu...!!!

    ReplyDelete
  20. hha~
    betapa lucunya!!!=)
    udah jelas" ada di bali!
    dan di bali itu mayoritas hindu dan kristen...
    kok ada babi guling dibilang aneh??? ^^
    lagian di malaysia sudah banyak yang meninggal karena H1N1 sedangkan di Indonesia belum ada yang meninggal~hhe jangan tersinggung ya^^ini bukan adu domba bukan fitnah dan memang kenyataan! :D:D
    hhe~pretend peace! ^^v

    ReplyDelete
  21. meninggal kerna h1n1 gag papa
    tp kalau byk pesakit AIDS?

    ReplyDelete
  22. indonesia negara multikultur....
    menerima,,memilah,,dan menghargai semua yg menghargai kami....
    apa maksud dr blog ini???
    urusilah urusan negara kalian....

    ReplyDelete
  23. Arezeo bego. . ..
    Indonesia emang mayoritas islam, tapi bukan berarti semua penduduknya islam. Lagian semua org islam disini tahu kalau Babi tu haram kayak u.
    Dasar u, dari postingan2 u sebelumnya sudah terlihat kebegoan u,dan org2 yg nanggapin positif pendapat org bego, berarti mereka juga org bego.

    ReplyDelete
  24. RENDANG TRULY MALAYSIA, BABI GULING TRULY INDONESIA. HAHAHAHA.

    ReplyDelete
  25. BABI GULING TRULY INDONNNNNNNNNNNN!!!!

    ReplyDelete
  26. tu sbb jgn mengata malaysia ada babi. korang pun ada babi. malaysia ada babi sbb bangsa cina bOOooooddddddoh ;) ops... maaf ya.. kurang sabar bila berbicara dgn org tolol..

    ReplyDelete
  27. haha .
    to arezeo :: seharusnya anda melihat keadaan yang sebenarnya terlebih dahulu sebelum berbicara .
    babi guling hanya ada di BALI . saya tegaskan hanya ada di BALI .
    dan mayoritas masyarakat di bali bergama HINDU
    apakah babi haram bagi mereka ?
    jadi wajarlah , jika di bali banyak sekali rumah makan yang menyediakan babi guling .
    coba anda periksa di kota sidoarjo , surabaya . atau dimanapun kota yang meyoritas masyarakatnya islam . dapatkah anda dengan mudah menemukan rumah makan yang menyediakan babi guling ?
    saya rasa TIDAK ! mungtkin hanya restoran-restoran tertentu yang menyediakannya .

    ~ mohon tidak asal berbicara tanpa melihat fakta .

    ReplyDelete
  28. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  29. dasar bodo banget orang malaysia.. ynag diambil foto di bali, ya terang aja disana banyak orang makan babi coz mereka bukan muslim tapi hindu... kalo orang muslim mana berani makan babi.. dasar maling bodo.. ambil berita juga bodo!!!!!!!!!!!!!

    ReplyDelete
  30. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  31. setuju dgn pendapat Dr Jake, dh mmg byk org indon makan babi, rasanya baso babi pun ada kt sana selain dr sate babi... gi sana mkn kena hati2 byk peniaga tepi jln sediakan makanan yg x halal tapi mengaku halal... rasa serik nak gi sana, err sy gi jarkata ye bkn bali, tapi makanan kt sana byk jugak x halal ye!

    ReplyDelete
  32. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  33. aduh babi guling dia pun jiplak babi golek di Thailand,, tengok kat Pattaya, banyak babi golek,, indon klaim jadi makanan tradisi, wakaka

    ReplyDelete
  34. kalo orang muslim mana berani makan babi.. dasar maling bodo.. ambil berita juga bodo!!!!!!!!!!!!!
    Saya tidak mengatakan bahawa orang muslim Indonesia memakan babi, saya cuba mengatakan bahawa babi dijual secara terang-terangan dan terbuka di Bali, Indonesia.

    ReplyDelete
  35. KEPADA RAKYAT INDO...

    AREZOE x ckp pon orang muslim makan babi...kenapa kamu terasa..

    x payah la nak nasihat orang "asal bicara"
    Lw ambil cermin..bagi kat media lu orang...

    tooohhh... nasihat media Indonesia dulu sebelum bicara.. dasar sial..

    nasihat dulu media indonesia n blog2 sial kamu dengan perkataan

    ASAL BICARA...

    P/S..ASAL BICARA juga sesuai untuk Pemimpin kamu

    ReplyDelete
  36. Wahai Indog sekalian,... tuan blog ini tidak menuduh anda memakan babi tapi memaparkan sign-board babi disana sini. Memang saya tahu pulau Bali mayoritasnya orang beragama Hindu TAPI satu hal yang harus kalian tahu Indonesia negara yang mayoritasnya Islam, sekurang-kurangnya jangan sampai terang-terangan menunjukkan gambar atau perkataan Babi. Tidak maniskan? Kalau mahu makan babi yang non-muslim silakan, orang non-muslim juga doyan babi tetapi tidaklah sampai menunjuk bangga yang kedai makannya menjual babi. Haram orang Indog sekalian habiskan posting Mr. Blogger ini. Wassalam

    ReplyDelete
  37. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  38. 1nd0n3514n h3r0356 September 2009 at 06:21

    menyalak jak kau ne
    HARGA MATI UNTUK NKRI
    NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA
    negara yang mempunyai 17rbu lebih pulau
    Malayshit punya berapa?
    alah,, pulau aja maling :p
    sipadan, ligitan, ambalat, jemur, nanti kalimantan juga mau lo ambil??
    pret
    kami ga segan2 tuk membela negara kami kalo emang genderang dibunyikan
    HIDUP NKRI
    I LOVE U FULL INDONESIA

    ReplyDelete
  39. gak ngerti2 juga orang malingsia...!!!
    ITU FOTO LOKASI DI BALI...
    BALI mayoritas agamanya hindu..
    di BALI JUGA banyak WISATAWAN ASING..
    PIKIRAN SEMPIT!!! DASAR MALINGSIA

    ReplyDelete
  40. sepatutnya pulau bali dipanggil PULAU BABI .... turis sama babi sama INDON sama2 guling di sono

    ReplyDelete
  41. Berhati2lah kalau makan di Indon. Yg bersongkok belum pasti Islam. Elakkan makan di hotel kerana kebanyakan hotel di sana menyediakan masakan babi. Periuk dan kuali di hotel digunakan untuk masak babi. Periuk ini juga turut digunakan untuk memasak makanan orang Islam.

    Walaupun di Malaysia terdapat restoran yang menyediakan makanan babi, tetapi tidak pernah ditunjukkan papan tanda yang besar untuk menjaga sensitiviti umat Islam. Manakala daging babi yang dijual di pasaraya akan diasingkan daripada daging2 lain dan dilabel "Haram untuk orang Islam".

    ~ Lyn

    ReplyDelete
  42. Babi dan Pelacur adalah produk pariwisata Indon.

    ~ sarinilam

    ReplyDelete
  43. eh,,malingsia goblok...
    negara indonesia bukan ky negara malingsia..negara gw adlh negara demokrasi,berbudaya,beradat istiadat..negara yg "bebeda2 tetapi tetap satu"..
    lah,,negara lo apaan...pnya 2 pulau az bangga,,budaya nyolong bangga,,adat istiadat az kgk pnya,,wkwkwkwk...lucu..negara apaan tuh..
    masalah babi,,indonesia bkn hanya negara islam..indonesia merupakn negara dmn smua agama berkumpul dn bersatu..gk kya negara lo,,negara islam tapi kelakuan kya anjing,setan,iblis,goblok pula..hahahaha...MALINGSIA NEGARA RENDAHAN..

    ReplyDelete
  44. FUCK FOR MALINGSIAAA!!!

    ReplyDelete
  45. rendang itu dari padang, indonesia,,mantaff

    soal masalah sign board babi,,ya saya kira wajar saja,,karena mayoritas orang di pulau tersebut memakan babi(hindu, budha ,nasrani),,islam di sana cuma minoritas dan tentu saja tidak makan babi,,lagi pula tidak masalah dengan sign board seperti itu,,namanya jg promosi yg ditujukan kepada pemakan babi,,kalu tidak ad yg seperti itu malah bahaya karena org islam yg tinggal di bali bisa salah masuk restoran,,tidak usah dipermasalahkan,,,

    ReplyDelete
  46. Holooooohhhh...
    gak penting ributin babi...

    ReplyDelete
  47. INDONESIA BUKAN NEGARA ISLAM,,,,,
    INDONESIA NEGARA KESATUAN,,,,,
    INDONESIA PUNYA IDEOLOGI PANCASILA,,,,
    INDONESIA MEMILIKI 5 AGAMA YG DIAKUI,,,
    INDONESIA NEGARA REPUBLIK BUKAN NEGARA ISLAM

    kalau orng PINTAR pasti MENGERTI HAL INI

    ReplyDelete
  48. ahaha.. penulis kata INDONESIA tu negara majoritinya islam.. so xmanislah terang2 berserta gambarnya di board kedai letak babi lazat dan nikmat.. biarpun majoriti penduduk bali tu non islam, tapi bali kan masih terletak dalam negara islam(indonesia) yg majoriti penduduknya beragama islam. ramai yg dtg ke bali non islam tapi ramai jg yg dtg tu tourist islam.. so xmanislah.

    ReplyDelete
  49. di malaysia pun ada jg yg majoriti penduduknya non islam jual babi(terutama disabah n sarawak).. tapi xdalah mereka terang2 jual n letak sign babi tu.. mereka jual pun tempat yg tertutup tanpa gambar benda haram tu..BAGI MENGHORMATI PENDUDUK YG MAJORITINYA ISLAM DAN NEGARA ISLAM!!!

    ReplyDelete
  50. d malay gak ada Bali soalnya.. makanya iri.. hahahaha.. Mau nyolong Bali juga susah.. hahahaha

    ReplyDelete
  51. malaysia kapan kita perang!!

    ReplyDelete
  52. Indon bodoh. Skit skit nak perang. Bangang btol.

    ReplyDelete
  53. iya memang bali berada di indonesia yang mayoritas penduduknya beragama islam .
    tapi kita tetap menghargai kawasan yang mayoritas dihuni oleh masyarakat non muslim .
    masyarakat di bali mayoritas beragama hindhu , dan babi mrupakan hal biasa bagi mereka .
    dan kita sbagai warga negara indonesia memahami hal itu .
    toh itu juga hanya ada di bali .
    cobalah orang malaysia mengecek sendiri keadaan di kota saya .
    apakah anda masih bisa dengan mudah menemukan sign board tersebut dipasang dengan terang-terangan ?

    jika menurut kalian itu tidak wajar .
    yah itulah keanekaragaman indonesia .
    meskipun mayoritas muslim , tetapi kita masih memberi kebebasan pada masyarakat yang non muslim .
    *asalkan masih dibatas kewajaran .

    ReplyDelete
  54. alhamdulillah...
    even di sarawak byk chinese...
    sana sini ada chinese jual khinzir...
    tetapi mereka x buat notis2 terang2an..
    kerna mereka tau menghormati negara islam ^^

    saya cukup terkejut lht post ini
    indonesia majoriti islam..
    dan negara islam juga tu~

    memang memberi kebebasan
    tetapi harus tau erti "menghormati" agama yg lain
    sensitivity agama yg lain juga.
    xperlu la besar2 sgt sign board

    chinese kat swk siap sewa kedai utk jual khinzir.. dan arak..
    tapi xde sign besar2 mcm tu nak promote.
    =="

    malaysia jg memberi kebebasan kepada masyarakat minoriti...
    dan saya bangga dgn mereka kerna tau menghormati 1 sama yg lain ^^

    ReplyDelete
  55. YA RABIII!!! babi jadi makanan rugi org Indon ke? patutlah otak mereka semakin sempit dan tolol!

    Org Indon bodoh, tau ke depa makna H1N1 tu, entah2 dah beratus org kojol tapi x pegi hospital sebab BODOH, ubat cara bomoh, dukun bagai, mana nak ok.

    ay ada pegi nak beli kain kt sana, dah le busuk, jerebu sentiasa ada, nak kata sejuk, mcm duduk nilik sauna!

    ReplyDelete
  56. dedi said...

    malaysia kapan kita perang!!


    dah bersedia ke ko org? kalau setakat kayuh sampan buruk, kapan mau sampai? tahun 2020 pun x tentu lagi... pedang samurai dan bintang ninja x main ye... zaman dulu bole lah, skrg org guna bom nuclear ye... byk ke duit ko org nak beli senjata moden bagai tu?

    ReplyDelete
  57. JAKARTA 5 Sept.- Penganalisis politik, Wimar Witoelar berpendapat, kontroversi yang tercetus di Indonesia baru-baru ini berhubung Tarian Pendet yang didakwa 'dicuri' oleh Malaysia berpunca daripada sejarah lama kemarahan dan kebencian rakyat Indonesia terhadap Malaysia, sekalipun kedua-dua negara mempunyai persamaan bahasa dan budaya.

    Wimar berkata, bibit perasaan marah dan benci itu telah tersemai seawal tahun 1960-an apabila bekas Presiden Soekarno dengan karismanya memarakkan semangat rakyat Indonesia dalam kempen Konfrontasi yang bertujuan untuk menggugat kestabilan Malaysia, yang ketika itu baru merdeka.

    "Api kemarahan yang dimarakkan oleh Soekarno itu tidak mudah padam. Ia hanya terpendam dan menjadi ketara apabila Malaysia ternyata menjadi lebih berjaya, terutamanya daripada segi ekonomi," katanya.

    Perbalahan berpunca daripada budaya dan pelancongan adalah sebahagian daripada perasaan yang terpendam itu, kata Wimar.

    Walaupun mempunyai 17,000 buah pulau tropika, pantai dan terumbu serta kaya dengan warisan budaya, Indonesia hanya berjaya menarik lebih enam juta pelancong asing pada tahun lepas, berbanding kira-kira 22 juta pelancong yang melawat Malaysia.

    Disebabkan provokasi daripada media yang menggemari sensasi, isu tersebut hanyalah satu lagi isu maruah tercalar yang boleh menghasut rakyat 'yang tidak mempunyai kewarasan, tidak memiliki kebijaksanaan dan tidak memiliki kefahaman', kata beliau.

    Kerana tiadanya kewarasan, kebijaksanaan dan kefahaman itulah rakyat Indonesia terus meluahkan kemarahan berhubung kontroversi Tarian Pendet, sekalipun sudah terbukti Malaysia tidak terlibat sama sekali dalam penyiaran iklan pelancongan yang memaparkan tarian tradisional penduduk Bali itu.

    Malah kemarahan mereka yang tidak berasas itu telah membawa kepada seruan supaya perang dilancarkan ke atas Malaysia.

    Puak nasionalis di sini sudah pun membuka pendaftaran untuk sukarelawan yang sanggup pergi berperang dengan Malaysia, tetapi mereka mengakui tindakan itu lebih bersifat simbolik.

    "Kami ada 486 sukarelawan yang sudah mendaftarkan diri dan bersedia untuk menghadapi sebarang kemungkinan...kami hanya menunggu perang dengan Malaysia," kata penyelaras kempen anjuran kumpulan pemuda nasionalis Bendera, Mustar Bonaventura.

    Dia mengakui kemungkinan berlaku perang adalah sangat tipis tetapi kumpulannya sudah menyimpan stok makanan, ubat-ubatan dan senjata termasuk pedang samurai dan 'bintang' ninja.- AFP

    ReplyDelete
  58. 1nd0n3514n h3r035 said...

    menyalak jak kau ne
    HARGA MATI UNTUK NKRI
    NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA
    negara yang mempunyai 17rbu lebih pulau
    Malayshit punya berapa?
    alah,, pulau aja maling :p
    sipadan, ligitan, ambalat, jemur, nanti kalimantan juga mau lo ambil??
    pret
    kami ga segan2 tuk membela negara kami kalo emang genderang dibunyikan
    HIDUP NKRI
    I LOVE U FULL INDONESIA

    kalau pulau byk pun, kalu miskin x guna juga... cam ni lah, kami org Malaysia x terhinggi pun nak mana2 bahagian kat Indon sana tu, negara kamu org panas mcm neraka! simpan aje lah!

    ReplyDelete
  59. dedi said..
    malaysia kapan kita perang!!

    eh.. kau tangkap nordin mat top dulu baru nk ajak kami perang yg sorang tu tak lepas lagi ada hati nk ajak perang.. poor indon!

    ReplyDelete
  60. Di Malaysia, Muslim kurang lebih 65% majority tp di Indonesia hampir 90% Muslim. Tidak bolehkah advertisement tentang BABI ini di tiadakan seperti di Malaysia sebab ISLAM juga adalah agama rasmi Indonesia. FYI, orang2 Muslim Malaysia terpaksa berhati2 makan di hotel2 Internasional di JKT kerana rata2 Coffee House di hotel ada menghidangkan makanan2 tidak halal seperti Pork/Babi. Di Malaysia, walaupun umat Muslim hanya 65%, tetapi hotel2 Internasional dan local tidak di benarkan menghidangkan makanan seperti ini bagi menghormati ISLAM sebagai ugama rasmi.

    ReplyDelete
  61. gebleeeekkkk nyaaaaaa....yang bikin blog geblek...
    sumpah bikin ketawa ngakak...

    ReplyDelete
  62. to ankpkn :: asal anda tau . agama resmi di indonesia bukan hanya islam . hindu , budha , kristen , dan khatolik juga diakui disana .
    dan indonesia juga bukan negara islam ..

    ReplyDelete
  63. maling sia bodoh, tolol, asal ngomong aja loe... sebelum loe ngomong loe pikir dulu deh! indonesia bukan negara islam seperti yang loe bilang bego...ada 5 agama yang diakui disini.jadi klo kami menjual daging babi terserah kami, yang makan kan yang beragama nasrani ataupun hindu. kok malingsia yang jadi repot? he..he.. malingsia... malingsia......bego...tolol.........kwkwkwkwk

    ReplyDelete
  64. indon mn tu ckp indonesia bukan negara islam tu
    so bkn aku ckp tp indon yg cakap..
    wakakakaka....

    ReplyDelete
  65. Indonesia mpunyai rami ulama2 yg terbilang & jg saya kagumi. Jgn salahkan mereka. Slahkan golongan2 ekstrem di sana. Di kampus saya ramai student indonesia,lecturer saya pn ada dr indonesia, dah saya hormati mereka, malah kami bersahabat spt biasa. Plz malaysian, salurkan kemarahan kita dgn cara yg berhemah. Saya seorang anak Malaysia x mahu hati rakan saya terguris. Jgn kaitkan Islam dalam perselisihan ini. Masih ada Islam d Indonesia yg rasional. Xkan kita sesama Islam nk bergaduh. Kalau anda benar2 seorang Islam, anda tahu siapa yg tersenyum disebalik pertelingkahan ini; iaitu Yahudi, Israel.

    ReplyDelete
  66. siapa bilang indonesia negara islam wkwkwkwk... bego bener

    ReplyDelete
  67. MAAF YA MALA... CUMA MAU KOREKSI SAJA,MENDING SEBELUM BUAT POST LAGI BACA BERITANYA YANG LENGKAP & DARI SUMBER YANG DAPAT DIPERCAYA...LEBIH BAIK DAMAI DARI PADA SALING HINA...KITA SEMUA BUKAN ORANG SUCI...GAK BAKAL ADA HABISNYA KLO SALING HINA TERUS...

    PENGHUNI INDO TU BUKAN CUMA ORANG ISLAM SAJA MESKI SEBAGIAN BESAR ISLAM & INDO BUKAN NEGARA ISLAM...JADI KENAPA BOARD SEPERTI ITU DIBIARKAN,YA ITU TADI.. KARENA INDO BUKAN NEGARA ISLAM,DI SINI SEMUA PENDAPAT DIDENGARKAN(TERMASUK PENDAPAT AGAMA YANG BAGI MEREKA BABI TU TIDAK HARAM),JUSTRU KALAU DILARANG BRARTI KITA TIDAK MENGHORMATI MEREKA, BUKANKAH ORANG ISLAM DIPERINTAHKAN UNTUK SALING MENGHORMATI...N SELAIN TU JUGA KARENA ORANG ISLAM (BUKAN YANG CUMA MENGAKU ISLAM) DI INDO TU SADAR KLO BABI TU DILARANG UNTUK DIKONSUMSI,JADI GAK ADA YANG PERLU DIKHAWATIRKAN...TRUS ALASAN KENAPA DIBIARKAN SECARA TERBUKA HAL SEPERTI ITU,SEBENARNYA TIDAK SECARA TERBUKA,SECARA TIDAK LANGSUNG TU UDAH DITUTUP SAMA LAUTAN MILIK ALLAH YANG LUAS YANG MENGHALANGI MAYORITAS ORANG ISLAM INDO MENGAKSES TEMPAT ITU...KAMI MAKLUM KALAU ANDA TIDAK SADAR TU DAH MERUPAKAN TEMPAT TERTUTUP,NEGARA KALIAN GAK PUNYA BANYAK PULAU KAYAK DI INDO SOALNYA...MUNGKIN EMANG BEDA RASANYA...

    JANGAN PANDANG BABINYA...JANGAN PANDANG PENGEMISNYA...TAPI PANDANGLAH KALAU KITA SEBENARNYA BERSAUDARA...KALAU ISLAM KENAPA KITA SALING MENGUMBAR AIB,BUKANKAH ITU DILARANG DI AGAMA KITA...KALAU ANDA ISLAM MESTINYA ANDA JUGA TAU BAGAIMANA KONDISI KOTA MECCA YANG MERUPAKAN KOTA ISTIMEWA BAGI UMAT ISLAM...DI SANA JUGA BANYAK PENEGEMIS SAUDARAKU...

    SOAL KENAPA MEMBERI SEDEKAH PADA PENGEMIS DI JALAN DILARANG TU KARENA BUKAN PADA TEMPATNYA...KEBANYAKAN DARI PENGEMIS DI JALAN TU TIDAK SEMISKIN KELIHATANNYA, MEREKA HANYA ORANG2 YANG GAK MAU BEKERJA KERAS SAJA JADI BUKANKAH LEBIH BAIK KALAU MEREKA DIAJARI BAGAIMANA BEKERJA DENGAN LEBIH LAYAK...DI INDO TIDAK DILARANG MEMBAYAR ZAKAT,INFAQ,SODAQOH...TAPI CUMA DIATUR SAJA SUPAYA LEBIH TEPAT SASARAN...BUKANKAH LEBIH BAIK KALAU TEPAT SASARAN...

    ReplyDelete
  68. "Indonesia mpunyai rami ulama2 yg terbilang & jg saya kagumi. Jgn salahkan mereka. Slahkan golongan2 ekstrem di sana. Di kampus saya ramai student indonesia,lecturer saya pn ada dr indonesia, dah saya hormati mereka, malah kami bersahabat spt biasa. Plz malaysian, salurkan kemarahan kita dgn cara yg berhemah. Saya seorang anak Malaysia x mahu hati rakan saya terguris. Jgn kaitkan Islam dalam perselisihan ini. Masih ada Islam d Indonesia yg rasional. Xkan kita sesama Islam nk bergaduh. Kalau anda benar2 seorang Islam, anda tahu siapa yg tersenyum disebalik pertelingkahan ini; iaitu Yahudi, Israel."


    saya setuju saudaraku....bukankah Islam melarang kita saling mengumbar keburukan jg...ayolah kita sudahi saja, kita bukan orang suci, klo kita saling hina gak bakal ada habisnya...kita Islam n Islam itu bersaudara...

    ReplyDelete
  69. geli la.byk giler kedai babi.yg penjual tu islam ke bukan.kat malaysia kalau ade kedai mknn babi pun x beri nama kedai mereka kedai Babi.

    ReplyDelete